Sabtu, 20 Oktober 2012

Meringis

tadinya berlari
tadinya menari
mungkin aku sudah merasa jenuh
dengan batin yang rapuh

mengapa kau beri ku nyawa?
jika kau tak beri ku kesempatan untuk tertawa
mengapa kau beri ku mata
jika kau buat hatiku jadi buta

Tuhan aku memang egois
tapi Engkau lebih egois
birkan saja aku mengemis, menangis dan meringis.


Langit Aku Retak

Apa yang harus aku lakukan jika nanti langit retak?
Siapa yang harus aku temui jika nanti langit retak?
Bagaimana aku jelaskan pada yang lain saat langit jadi retak?
Dan apakah akan kembali membaik langit yang aku buat retak?
Mereka harus tau bukan aku yang membuat langit retak.
Mereka harus mengerti kenapa langit bisa retak.
Mereka juga harus tau bukan aku saja yang membuat langit retak.
Dan mereka harus tau, retakan inilah yang membuat aku tetap bertahan.
Karena aku tahu Tuhan akan memperbaiki retakan ini suatu hari nanti.


Angin

Jauh aku berlari
bertemankan angin dan mimpi
mengejar asa tanpa teman
meraih bintang tanpa tambatan
aku berteriak dengan sisa suara
berdoa dengan sisa keyakinan
setelah dibungkam tajam matahari
aku mengadu pada angin
belum sampai terucap
petir menyambar dingin
Tuhan pisahkanku dengan raga
aku ingin terbang
aku ingin pulang
bersama angin kemanapun ia membawaku